"terima kasih" sebuah kata yang amat sederhana namun sangat bermakna. setiap kita menerima sesuatu pasti ada bagian yang harus kita berikan kepada orang lain. oleh karenanya, mengucapkan terima kasih adalah bentuk yang paling sederhana dari rasa syukur kita untuk diberikan kepada orang lain atas kebahagiaan yang telah mereka berikan.
tapi sadarkah Anda, belakangan ini, di zaman yang makin "semrawut", kata "terima kasih" sudah mulai memudar di kehidupan kita, khususnya di kota-kota besar yang penduduknya semakin individualis seperti halnya Jakarta. banyak orang yang terasa enggan untuk hanya sekedar mengucapkan terima kasih atas apa yang mereka dapat. ya, mungkin sifat manusia di zaman sekarang ini semakin egois, hanya mau menerima, tak mau memberi.
suatu malam ketika saya dan ayah saya melewati salah satu gardu tol, hati saya tiba-tiba terketuk karena petugas gardu itu memberikan tanda bayar dan uang kembalian tol tersebut disertai dengan ucapan terima kasih dengan senyumnya. ucapan terima kasih tersebut sangat berharga bagi saya, dan membuat saya bangga akan sosok petugas gardu tol itu yang mungkin sudah lelah bekerja di malam hari tetapi masih bisa memberikan kebahagiaan kepada orang lain dengan ucapan terima kasih.
kejadian seperti ini sudah sangat jarang terjadi, mungkin hampir setiap petugas gardu tol bertugas dengan raup muka yang tak acuh dan kecil kemungkinan dari mereka mengucapkan terima kasih. maka dari itu biasakanlah diri kita untuk mengucapkan terima kasih sebagai penghargaan sederhana yang sangat bermakna bagi orang lain.
berbagi kebahagiaan itu sederhana, dengan mengucapkan 2 kata itu "terima" dan "kasih" atas apa yang telah kita dapat.
Tidak ada komentar:
Posting Komentar